Rismanrasa's Blog

  • 06:17:42 am on Maret 4, 2010 | 2
    Tag:, , , , , ,

    Pak Boediono Benar Sepenuhnya

    Pak Boedionoe, Wapres RI sepenuhnya benar dengan pernyataan singkatnya kepada pers bahwa “di segala zaman, Tuhan selalu pada pihak kebenaran”  di Istana Wapres Jakarta, Kamis (4/3/2010).

    Dan juga sangat benar ketika ia menegaskan “semua pejabat negara, siapa pun dia, wajib tunduk pada hukum dan menjunjung tinggi amanah rakyat.”

    Dan sebanyak 325 anggota Dewan dari enam fraksi yang mendukung opsi C ( bahwa pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP) dan penyertaan modal sementara (PMS) bagi Bank Century bermasalah) juga yakin benar. Sementara sebanyak 212 anggota Dewan yang memilih opsi A (pemberian FPJP dan PMS bagi Bank Century tidak bermasalah karena hal itu dilakukan untuk mencegah krisis dan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku) juga masih tetap yakin benar walau secara hukum kebenaran politik sudah kalah.

    Apakah kemudian kebenaran ada di putusan hukum? Juga benar. Tapi yang tidak menerima keputusan pengadilan nanti juga akan merasa yakin tetap benar walau secara hukum sudah memiliki keputusan tetap.

    Kalau begitu, Tuhan sedang ada dipihak yang mana ya? Pihak yang menang voting? Pihak yang kalah voting tapi masih yakin benar karena kebijakan yang diambil untuk mencegah krisis dan bagi mereka yang salah harus diputuskan di pengadilan? Atau, Tuhan ada di pihak Pak Boediono yang merasa sangat yakin dengan langkah yang diambilnya bersama kolega? Atau Tuhan sedang dipihak Pak SBY siap bertanggungjawab walau ia merasa tidak terlibat?

    Atau, jangan-jangan kita yang salah dalam memilih pemimpin? Kalau begitu Tuhan sedang tidak memihak kepada yang salah? Rakyat? Tapi bukankan Tuhan juga dekat dengan mereka yang teraniaya?

    Pak Boediono memang benar sepenuhnya, tentu untuk isi pernyataannya.

    Saleum

    Iklan
     

Comments

  • arali2008 6:36 am on Maret 4, 2010 | # | Balas

    salam kenal
    yac begitulah politik, sudah benar-benar salah menurut dewan, masih dianggap salah menurut Boediono, mending mundur saja, to kelak cepat atau lambat akan mundur juga. Ingat sejarah sudah mencatat Boediono salah. Kasihan Jadi Orang nomor II di NKRI akan jadi kenangan…..

  • hidup sehat 1:13 am on Mei 15, 2010 | # | Balas

    makanya ada hari pembalasan… kebenaran bukan dari otak manusia.. yg menentukan benar atau salah… fitnah atau fakta… kemenangan atau kekalahan didunia belum tentu menjadi penentu kebenaran yg sebenarnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: