Rismanrasa's Blog

  • 03:56:22 am on Maret 1, 2010 | 1
    Tag:, , , , , , , ,

    Ayat-Ayat Cinta Dari Serambi Cinta (2)

    AWALAN, 21 Ayat| Bismillah

    “Aku berharap hatimu damai menghadapi getirnya perjalanan ini. Dari tikungan jalan sunyi ini aku berpasrah hati.”

    1. AWALAN: Bismillah
      1. Di Jalan Sunyi  ini aku kehilangan kata oleh makna yang kau maklumkan.
      2. Selamat pagi kekasih Allah. Andakah hamba yang dikasihi-Nya?
      3. Takdirmu adalah perasaanku, kehendakmu adalah pikiranku, ridhamu adalah tindakanku. Tanpamu aku tiada
      4. Ya Rasul
      5. Duh, kaseh
      6. Tuhan, terimakaseh untuk kaseh yang hader dihateku
      7. Ya Rabbi, begitu ku kagumi malam mu yang dengan nya aku dilanda rindu. Rindu oleh rayuan rembulan, kedipan bintang, dan belaian hembusan angin malam. Jika dengan satu ciptaanmu saja aku begitu terpikat maka betapa malunya hatiku kala aku masih saja berpaling dari seruan merdumu. Duhai, aku tak kuasa menepis malu dihati
      8. Ya Allah, luar biasanya titik yang darinya jagad raya tersingkap. Aku bukan siapa-siapa walau hanya dengan satu titik.
      9. Ya Rab, maaf aku datang walau ku sadar aku bkn dr golongan yg engkau panggil dg kalimah indahmu “ya aiyuhallazi naamanu.”
      10. Tuhan. Terimakasih ku krn tlh kau penuhi hatiku dg kebahagian malam ini. Engkau memang maha pemberi dan lagi maha pengasih.
      11. Mahasuci Allah dan segala pujian bagi-Nya, sebanyak bilangan ciptaan-Nya, seluas samudera keridhaan-Nya, dan seberat timbangan ‘arasy-Nya, jua sebanyak tinta yang digunakan unt menulis kalimah-Nya. Subbahaanallah wa bihamdihi-Subbahaanallah wa bihamdihi.
      12. Alif Ba Ta
      13. Tuhan, aku malu.
      14. Tuhan, gasehmu begitu menyentuh qalbu….
      15. Mengetuk pintu pagi, sambil melirik mentari di atas bukit, berharap menemukan ranting kering, unt mencambuk jiwa agr senantiasa peka padamu duhai pemilik jiwa
      16. Duhai… Jalan Sunyi ini begitu gelap. Tapi aku telah memilih takdir ku untuk melewati jalan sunyi ini, walau tanpa dirimu…Aku yakin, kau akan menemuiku di ujung perjalanan –nafas terakhirku.
      17. Aku berharap hatimu damai mhadapi getirnya perjalanan ini. Dari tikungan jalan sunyi ini aku berpasrah hati
      18. Menjemput malam yang tertunda. Kan ku baca lagi buku rindu yang belum usai.
      19. Kemanapun daku menghadap disitu “wajah” Mu. Duhai, engkau yang telah melingkupiku dengan kasih sayang, aku malu kala bercermin karena belum kutemukan kehambaan pada diri. Maafkan daku duhai sang penguasa jiwa.
      20. Tuhanku, sungguh malu hatiku menyambut kasihmu yang tiada berpilih kasih berbagi kemahadasyatan pagi yang denganya kami semua akan bangkit. Aku dari semalam hingga pagi ini, hanya mampu memberi kasih untuk dirinya se-org, lewat senyum tanpa kata.
      21. Satu satu daun berguguran, satu satu insan berpergian, satu satu tinggalkan kenangan, satu satu kembali ke yang satu

    Bersambung ke bagian 3, klik disini

    Saleum Cinta

    Risman A Rachman

    Iklan
     

Comments


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: