Rismanrasa's Blog

  • 10:44:15 am on Februari 22, 2010 | 0
    Tag:, , , ,

    Pak, Ganti ‘Kelamin’, Ya!?

    Pak Beye memang kelihatan sangat lelah. Mungkin juga semakin lemah. Bisa jadi semakin tidak berdaya. Bila terus begini, tentu akan semakin tidak bisa berbuat banyak. Harus segera dilakukan satu tindakan penting.

    Ini merupakan hal yang utama karena sangat disayangkan jika apa yang dulunya menjadi kebanggaan justru sekarang semakin tidak bisa maksimal hanya karena menggunakan gaya lama.

    Setiap orang dan masa ada tantangannya sendiri. Belum tentu gaya lama bisa cocok dengan keadaan saat ini. Melakukan satu tindakan pencegahan sedini mungkin tidak berarti juga akan menghilangkan wibawa.

    Oleh karena itu, ayo, dong, Pak, ganti K-E-L-A-M-I-N ini.

    Korupsi – Ganti saja langsung jika ada pejabat pemerintahan yang tiba-tiba menjadi kaya raya padahal baru lima tahun menjabat. Daripada kemudian di tengah jalan menjadi sibuk menjalani pemeriksaan KPK.

    Egois – Ganti saja jika ada pejabat pemerintahan yang egois atau tidak peka pada persoalan-persoalan rakyat sebelum diusul ganti oleh masyarakat lewat aksi demo rame-rame bawa kerbau.

    Lebay – Ganti saja jika ada pejabat pemerintahan yang lebay apalagi sampai letoy karena bisa menjadi pertanda tidak baik. Jadi ganti saja dengan yang kuat dan perkasa serta penuh tanggung jawab.

    Amoral – Ganti saja jika ada pejabat pemerintahan yang telah melakukan satu tindakan atau perbuatan bertentangan dengan nilai-nilai yang berlaku dalam tata kehidupan bangsa. Untuk apa dipertahankan juga?

    Minder – Ganti saja jika ada pejabat pemerintahan yang minder walaupun pintar. Untuk apa pintar tapi malah minder kalau berkomunikasi dengan rakyat. Pintar memang bisa menjadi menteri tetapi menteri yang tidak pintar dalam berkomunikasi dengan rakyatnya untuk apa dipertahankan. Pejabat seharusnyanya pintar dan lugas dalam berhubungan dengan rakyat.

    Intimidatif – Jangan sekali-kali mempertahankan tim atau orang dekat yang suka melakukan tindakan-tindakan menggertak atau menakut-nakuti masyarakat. Suruhlah mereka kerja yang serius. Perlihatkan bukti dan jangan hanya retorika saja. Kalau memang ada, ya, diganti saja.

    Narsis – Penampilan, sih, oke tapi kalau pejabat hanya sudah terpaku pada sikap narsis saja maka bisa tidak berguna. Mendingan diganti saja.

    Bagaimana juga kalau Pak Beye ternyata termasuk salah satu dari di antara itu? Apa harus terpaksa diganti juga? Semoga saja tidak ada celah, ya. Amin.

    Grrrrrrrrrrr

    Dipublikasikan juga di http://www.kompasiana.com

    Iklan
     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: